Showing posts with label Curhat. Show all posts
Showing posts with label Curhat. Show all posts

Friday, February 14, 2014

Smiling

And just the thought of seeing you makes me smile :)

Sunday, February 24, 2013

LDR

Sebelum nya sudah pernahkah saya menuliskan tentang Long Distance Realtionship ini? Karena sepertinya saya selalu bermasalah dengan ini. Derita tidak bisa menemukan hi quality jomblo di kota tempat tinggal. Hehe...

Yang utama harus dimiliki dalam LDR itu adalah kesabaran, yang kedua sabar, dan yang ketiga sabar. Komunikasi bukan masalah besar di jaman teknologi sekarang ini. Mulai dari whatsapp sampai skype. Yang punya BB pasti dengan BBM nya dunk.. Tapi saya dan dia bukan pengguna BB, dan dia tidak mau menggunakan whatsapp for personal reasons. Jadi pilihan yang tertinggal adalah sms dan skype. Bisa juga dengan program mobile messengers lainnya, tapi so far itu hanya membuahkan frustasi di pihak saya karna programnya menyedot batre dan dalam beberapa jam HP saya koit. Sms..? Itu juga menyebalkan karna menyedot pulsa.. hehe.. Skype so far merupakan pilihan yang sangat membantu. Masalahnya adalah perbedaan waktu setengah hari iniiiih... Jadi waktu yang memungkinkan untuk bisa ber-skype ria adalah tengah malam saya dan pagi dia atau sebalik nya. Jadwal diluar itu akan membuat salah seorang bete. Karna yang lain pasti sedang sibuk melakukan aktifitas nya.

Masalah lainnya adalah tendensi saya untuk gampang menyerah. Saya tak kuat sakit, langsung menyerah pada analgesic untuk mematikan rasa sakit. And sometimes missing him hurts me more than having my period pain in the worst day. The different is this time analgesic won't help at all. Jadi nyaaah seperti biasa yang bisa saya lakukan adalah menulis disini. Terapi biar tak gila dan melakukan hal yang akan saya sesali di kemudian hari.

Sunday, March 11, 2012

I want a miracle


I want a miracle

Apapun bentuk nya. Saya hanya ingin akhir seperti di cerita-cerita khayal, yang selama ini sering saya baca. Bukankan semua fiksi itu di satu titik juga berangkat dari kenyataan? Semua prasyarat nya telah saya penuhi. Keanehan yang sepertinya tidak mungkin ditemui di dunia nyata, ketidak normalan dan semua yang dikuar akal normal manusia lainnya. Keputusan yang bukan berdasar.... Huff.. Sudahlah, saya bahkan tidak cukup punya argument untuk meyakinkan diri sendiri bahwa saya membutuhkan keajaiban. Bagaimana dengan argument: saya belum pernah merasakan satupun? Bolehkan kali ini?

Saya hanya ingin akhir bahagia. Dan tak ada lagi drama.

Tuesday, December 13, 2011

Sedih..

Sial nie.. Gw malah sedih begitu mo wisuda. Ini berawal dari telepon dari temen gw yang menanyakan ada tiket lebih atau ngga. Tiket buat masuk ruang wisuda maksudnya. Setiap graduant kan dikasih 3 tiket buat keluarga. Lha gw ngga ada keluarga yang datang. Sedihnya lagi temen-temen deket gw juga pada wisuda di hari yang sama. Dan beberapa yang belum wisuda tahun ini lagi balik liburan ke Indo. Ya sudah... SEDIIIH...!! SIAL..!!

Jadi ingat wisuda S1 yang tanpa keluarga juga. Tapi waktu itu ada 3 orang sobat gw yang nemenin. Jadi ya seru2 aja. Huff... Ah paling ntar juga I am gonna fine.. :)

Yay..!! Gw beres master nya..!!

Sunday, August 21, 2011

Tanda-tanda Labil

Gampang sekali bagi gw untuk mengenali sindrom labil. Tinggal buka blog ini dan liat frekuensi nulisnya. Makin banyak postingan ngga jelas, berarti makin labil kondisi gw saat itu. Udah tua koq ya masih labil aja... 

Anyway... Pagi ini gw berniat menulis disini karena berbagai pikiran tentang masa depan mulai menghantui. Ini pasti gara2 farewell semalam. Langsung jadi labil mikir mau berkontribusiapa bagi masa depan bangsa negara dan dunia (halah!). 

Gw inget di salah satu notes gw yang ilang dicuri maling (sebenarnya si maling nyuri tas gw, dan ya.. notes itu di dalamnya), gw nulis bahwa suatu saat gw baka jadi penulis terkenal yang karyanya jadi best seller. Hmm... udah berapa lama tulisan itu ya...? Sepertinya belum ada tanda-tanda atau bahkan usaha gw mendekati impian itu. Bagaimana dengan... lupa mo nulis apa...

Ya sudah lah.. Satu lagi masa kegalauan terekam dalam blog ini. Gw juga inget suatu masa bilang pengen jadi orang kaya biar bisa bantu sodara dan orang yang butuhkan. Sekali lagi tetap belum ada usaha mendekati impian itu kayanya. So yaa... masih banyak hal yang mau gw lakukan.

Dan ini membawa pada cerita sebelum tidur dengan housemate gw yang sibuk memikirkan masa depan dia, tapi dalam konteks menemukan pasangan. Karna dia juga masih single. Dan dia pengen tau apa dia bakal menyesali keputusan ngga merit dalam usia muda kemaren ini. Hmm... menurut gw.. banyak hal yang bisa dilakukan justru saat masih single. Tapi itu juga tergantung tujuan hidup masing2 orang sie. Kalo tujuan dia adalah menemukan pasangan hidup.. dan ya... harusnya merit dari awal aja. Kalo gw sepertinya masih punya banyak ambisi dan I don't mind with my single status. Bukan berarti juga gw prefer being single. But kalo gw belum menemukan seseorang yang sesuai dengan harapan gw, ya I prefer being single lah dibanding terpaksa.

Dan itu membawa kembali pada seseorang di luar sana yang ngaku nya udah melakukan segala nya buat gw, tapi gw kaya yang ngga respon. lol. What a joke. We both know what happened. Dan ya... gw udah ngga mau lagi terserat ke masa lalu dan menyesali segala rupa. Of course ada hal yang gw sesali dan ada pertanyaan "what if..." tapi ya... gw pikir semua udah terjawab dengan waktu. Dan gw percaya kalo ini yang terbaik dan gw memang harus melewati segala proses itu to be a better me.

Baiklah mari kita akhiri sesi labil hari ini sebelum gw beranjak lagi membahas topik berikutnya... hehe...

Wednesday, August 17, 2011

-.-'

Aaaargh...!!!! Lagi ngga stabil. Kemaren seneng banged sekarang galau. Mau ngerjain assignment tapi malaaaaas bangeeed.. huhu... Abis topik nya ngga menarik, sementara due date nya semakin deket... Mau ngambil break dulu tapi ngga ngerti mau break dari apa... lha wong belajarnya aja belum.. Masa mau break dari break... huuuu....


Tuesday, August 02, 2011

Parah...

Huhu... banyak assignments dan bacaan tapi malanya minta ampun.. Salah banged ini milih subjects2 yang mengharuskan rajin... Niat rajin si iya tapi motivasi udah melayang kemana...

Tetap semangaaaad...!!! Inget bawa nama bangsa dan negara! (eh)
Bikin malu aja gw kayanya... -.-'

Friday, October 29, 2010

30 Okt 2010

Haha.. postingan sebelum nya ternyata tercantum tanggal nya masih 29 Oct. Nyari settingan waktu blog malah ngga nemu (lebih tepatnya ngga ngerti .. hihi...)

Kebiasaan... kalo sedih malah lebih sering ketawa-ketawa ngga jelas. Gara-gara baca postingan di bulan Oktober tahun2 sebelum nya, jadi inget nyokap. Dan lagi-lagi merasa bersalah... I know she's fine there... but still.... wish I can turn back time....

Sorry Mum...

Tuesday, July 27, 2010

Lets write something different

Suka terkagum-kagum liat blog orang lain yang memuat tulisan bermanfaat ala karya ilmiah. Maksudnya ngga cuma sekenar nulis kegiatan sehari-hari, tapi membahas hal yang meyangkut hajat hidup orang banyak (halah). Maksud gw yang rada ilmiah dikiiit.... Seperti para ekonom yang cukup sibuk untuk membahas proyeksi perekonomian Indonesia setelah pergantian menkeu, atau membahas ketidak populeran kebijakan Kevin Rudd yang memakasa dia mundur sebelum masa jabatan berakhir. Ato hal-hal yang berhubungan dengan ilmu yang sedang dipelajari.

Sebenarnya ilmu yang gw pelajari disini cukup menarik. Semisal masalah Climate Change yang sedang heboh berikut berbagai proyeksi dan scenario nya untuk 2050 dan impact nya terhadap pertanian, lingkungan, ekonomi dan kesehatan. Issue tentang GMOs, tentang organik farming yang amat sangat tidak populer di benua terpencil ini, tentang biochar; salah satu bentuk penyimpanan karbon dalam waktu lama yang katanya bisa membantu perbaikan struktur (ato tekstur?) tanah yang sebagian soil scientist skeptis terhadap hasil dan kinerja nya sebagai jalan keluar masalah (skali lagi masalahnya climate change). Dan banyak issue-issue lainnya yang ngga bisa dibilang membosankan.

Pertanyaannya sekarang kenapa gw sama sekali ngga tertarik dengan semua hal itu..? Kalo membicarakan semua issue itu, nanti pasti bermuaranya ke-kebijakan pemerintah, secara gw bagian dari sistem pemerintahan (halah.. bahasa apa ini). Karena gw bekerja untuk pemerintah, dan tahu bagaimana sistem pemerintahan bekerja, langsung rada malas aja membahas nya. Bentar.. salah nie.. sepertinya ngga ada yang salah dengan siapa gw bekerja. Yang masalah adalah ngga adanya ketertarikan bagi gw untuk mempelajari hal-hal ini dan berniat mengimplementasikannya untuk kemajuan bangsa dan negara.. (halah).

Gw merasa sama sekali bukan seseorang yang bisa menganalisa masalah dan melihat risiko kedepan, mempunyai gambaran tentang hal yang perlu di tangani, implikasinya dan solusi terbaik bagi masalah yang ada sekarang ini, tanpa menimbulkan masalah baru. Terlalu banyak pertimbangan dan gw sama sekali ngga melihat jalan keluar jadinya. Halah... malah kemana-mana. Intinya gw ngga punya "passion" dalam bidang yang tengah gw pelajari ini. Ngga punya banyangan kontribusi apa yang bisa gw berikan dengan semua hal yang gw pelajari ini. Sekali lagi kalimat terakhir ini salah. BUkannya ngga punya bayangan untuk berkntribusi.. tapi gw ngga punya passion untuk berkontribusi di semua bidang di awal yang sedang gw pelajari dan menjadi issue sekarang ini.

D*mn... what am I doing here?
~jalan-jalan....! haha...

Sunday, February 25, 2007

PERASAAN PASIEN VS PENDAPAT DOKTER

Nyokap gw ngga puas sama pendapat dokternya. Tapi dokter itu satu-satunya SpOG.Onk di Sumatera Barat. Sumatera Tengah pula dia bilang. Perasaan gw juga ngga beda ama nyokap. Dan lebih ngga beda lagi, kita sama-sama takut kalo pendapat dia tu salah. Uhm..maksud gw, kita ngga puas sama kesimpulan dia, tapi ngga ingin kesimpulan dia itu salah. Jadi takut pula ngebuktiin nya. Alhasil ngambil jalan aman, percaya sama dokter itu walo nyokap berasa ngga puas. Berusaha mempercayai kalo semua baik-baik saja seperti pendapat dokter. Memilih menafikan perasan nyokap kalo dia ngerasa ngga sebaik itu.

Pilihan yang menenangkan perasaan, tapi bisa menjadi bom waktu nantinya. Makanya gw jadi pusing sendiri. Sebenarnya ada 2 cara buat ngebuktiin kalo kondisi memang seaman yang diharapkan.
1. Cek darah Ca 135 lagi
2. USG 3 dimensi ulang

2 bulan yang lalu di hasil USG nya memang kelihatan masih ada, tapi dari ukuran dan IR nya di anggap ngga significant sama dokter Onk ini. Masalahnya, sewaktu USG itu dokter yang meriksa (dia satu2 nya dokter ahli itu pula..pliz…de…) lagi buru-buru. Dan Residen nya rada tolol. Plus perawatnya bego. Masa perawat tu bikin stress nyokap gara-gara sok tau n ngambil kesimpulan sendiri kalo sel kanker tu masih ada di rahim nyokap. Sok tau sekali!! Sementara begitu hasilnya di liatin sama dokter Onk, dia nya sendiri bilang ngga significant. Tapi tetap nyuruh kontrol bulan depan n cek darah.

Bulan berikutnya (bulan lalu berarti) kita ngga ke dokter n kita ngga cek darah. Datang kontrol kemaren pun karna nyokap ngerasa sakit. Kalo baik-baik aja kayanya ngga bakal ke dokter juga. Dan dokter nya ngga nyuruh cek darah. Menganggap hasil USG baik-baik aja. Beneran ngga bisa baca apa di status pasiennya hasil USG terakhir yang dia catat disana? (gw inget banget dokter tu nyatat waktu kontrol terakhir). Pengen banget percaya sama pendapat dokter itu. Tapi kok ada perasaan lain??

Pengen mastiin sama cek darah. Tapi yakin banget nyokap ngga bakal mau coz dokter ngga nyuruh n biayanya juga lumayan. Kalo USG 3 dimensi lagi…?? Doh.. alat itu adanya cuma di RSU (satu-satunya se Sumbar lagi) dan ngantri + nunggu dokternya lama bangeet… bisa bikin orang sehat jatuh sakit (hipebola bo). Selain itu gw sendiri juga takut liat hasilnya nanti. Tapi kalo gw milih saat ini diam aja n suatu saat nanti terbukti pendapat dokter itu salah n feeling ni benar. Gw pasti bakal nyalahin diri sendiri coz lalai. Sayangnya keputusan ngga mutlak di tangan gw…

Dan nyokap masih ngerasa ada yang salah, tapi juga ngga mau (takut) cek lebih jauh. Tinggal gw yang bingung kudu gimana sekarang...
PUSING.

Tuesday, February 06, 2007

TAK BERKUTIK

Sesak itu kembali hadir melumpuhkan asa seketika. Menyebalkan. Karna tak ada jalan menyelesaikannya. Rasa yang menggumpal tapi tak bisa tersalurkan. Sangat mengganggu. Menghambat…... Arrgh…

Matikan! Solusi akhir yang biasanya selalu berhasil. Tapi kali ini rasa itu berkeras hidup. Walau terhimpit tertatih dia masih terus melebarkan akar pendukung hidupnya. Sekilat kenangan memberinya kekuatan hidup berganda. Sekelumit sinar makin menguatkannya. Melawan, meronta bebas dari kungkungan mematikan.

Rindu ini melumpuhkanku. Rasa itu mengasaiku. Penuh tak bercelah….

Tuesday, January 30, 2007

Lukisan Awan

Pagi ini kutengadahkan kepala melepas resah hati. Dan terlihat langit biru berlukiskan awan. Semburat tipis putih, merona di latar terangnya biru. Tipis tersibak, abstrak... Sementara di sudut langit gerombolan putih berkejar. Menghalangi terangnya biru...

Dan resah hati terobati sesaat.

Sunday, December 03, 2006

Wajah VS Buku

And the winner is.....

Fiuuh... inget "muke sejute rupiee" gw? Masalahnya belum berakhir sampai disana Sodara-sodara. Berhubung gw ngga memenuhi permintaan muke buat didempul ampe jutaan, ampe sekarang muka gw masih bermasalah. Sajennya kurang kali. Ya iyalah... gak bisa gw penuhi dunk.. kalo pun mampu, gw ogah deh ngeluarin duit segitu. Setelah obat dari dokter -yang resepnya cuma beberapa yg gw tebus- abis, wajah gw makin parah de jerawatnya. Alhasil... usaha buat menafikan bahwa gw punya masalah dengan jerawatpun gagal sudah. Menyeraah...!!!

Makanya, hati-hati kalo ngasih komentar sama orang. Dulu gw rada berkomentar miring liat orang yang rajin plus rutin melihara wajahnya ke salon. Gw bilang buang-buang duit. Lagian wajah ngga gitu jadi penentu kehidupan. Maksud gw, kan gw bukan orang2 yang kelangsungan hidupnya tergantung dari cantik tidak ataupun mulus tidaknya wajah. Gw lebih mentingin beli buku deh (walo ujung-ujung nya novel juga) daripada ngurus wajah.

SEKARANG.... gw kudu mengalihkan budged beli buku bulanan ke urusan wajah.. Mulai dari urusan kosmetik (pliz de... kosmetik mahal2 amat sih? Padahal effect nya ga jelas2 juga) ampe urusan nyalon. Soal kosmetik nih... buset... buat bikin wajah mulus ampe kudu beberapa step. Yang artinya lo kudu beli beberapa jenis kosmetik, dari mulai facial foam, toner, pelembab, belum obat jerawat. Sebenarnya bisa lebih panjang tuh urutannya dari sabun cuci muka, susu pembersih, toner, pelembab, cream siang, cream malam, masker, bleaching cream, acne care, uhm.. apalagi? Ada yang kurang? Oya ada sun block (kali di cream siang juga ada), eye serum (buat apa???)... Gilee...

Hizk... kapan ya muke gw balik kaya dulu lagi...??? Baru deh menyadari kurangnya mensyukuri kemulusan wajah selama ini (emang mulus???) yah skurangnya dulu ga separah ini lah jerawat gw...

So sekarang gw menghindari semua toko buku. Abis suka ngga nahan kalo liat buku baru. Ngga surfing nyari tau buku terbitan baru. Males banget baca resensi dan hal lain yang berhubungan dengan buku. Sebenarnya sejak beberapa krisis yang melanda gw (halah sok iye..) emang dah ngga teratur lagi beli buku. Budged nya langsung dialihkan ke masalah2 krisis. Toh soal buku masih bisa nyari ebook gratisan. Tapi berasa beda aja gitu pengalihan budged buat krisis ama pengalihan buat urusan wajah, masih rada-rada gak ikhlas gitu deh ngabisin duit buat muke doank. Padahal kalo nyokap gw malah rese liat gw beli buku ajah. Lebih rese lagi klo liat buku gw betebaran... whekeke... (lemari bukunya dah penuh mum... *hiperbolis mode on*). Buku bilangnya cuma buat sekali baca trus di simpan. Sementara wajah kan dibawa tiap hari... Huehe... Gw emang cuma bawa ajah, nyokap bete coz liat wajah berjerawat gw tiap hari...fhufhu...

Jadi kesimpulannya... WAJAH VS BUKU untuk sementara dimenangkan oleh....
Hikz.. hooowaa......