Monday, January 09, 2012
Old same
Tak tahulah aku siapa yang ditipu. Otakku terlalu pintar menelaahnya. Barangkali perhitungan bodohnya yang benar. Mana pulalah aku tahu. Aku percaya ajalah apa katanya. Yang kuingat semua yang bagusnya saja sekarang. Mau dia berdusta padaku, itu urusannya dia dengan tuhan. Tak ada urusan ku. Aku jujur jujur saja. A ku pikir, A yang aku bilang, tak A plus tak pula A minus. Tapi kadang ya ku tambahi plus lah biar bagus sedikit. Atau ku kasi minus biar tak terlalu pongah dia. Tapi ya tetap A, tak kuubah jadi B atau C.
Macam manalah yang harus kubuat sekarang. Tidur tak tenang hati tak tentram. Tal tahu aku mau berbuat apa. Kupikir aku masihlah cinta sama dia. Tapi ini benar cinta tak ya..? Kalau iya cinta trus ke yang di selatan jauh dan selatan sekat tu apa pula namanya? Yang sampai mau menangis-nangis pula aku kemaren ni. Kusangka itu yang cinta. Pusing pulalah aku dengan kata cinta ini. Tak ada lah rasanya yang sama kek yang dimbuku-buku cerita tu. Disana yakin kalilah orang kalau dia jatuh cinta. Tak macam awak ni. Mau tau cinta atu bukan aja susahnya setengah mampus pula. Tak ada kah yang gampang dikit? Macam mana ini Tuhan?
Sunday, January 01, 2012
Packing
Yeah.. It's time to say goodbye, Melbourne. I won't review my achievements and all things that I wish I could do during my short period time living in here. But anyway... Sediiiih...
Dua tahun itu tidak berasa (sekarang.. Waktu ngerjain assignments n exam prep sie berasa bangeeeed.. Hehe).
Yah.. Kalau saya fokus pada hal yang tidak saya lakukan selama disini padahal seharusnya saya melakukannya, tentu list nya bakal panjang sekali. Jadi mari kita fokus pada hal yang telah saya capai. Dapat gelar master nya.. And..? Fiuuuh... Gada significant achievements lainnya, selain pembelajaran hidup yang tidak berhenti.. (cuiiih...).
Yaaah... Tau lah gw nulis disini adalah untuk terapi jiwa biar ga gila sendiri ( berapa kali sudah gw tulis seperti ini ya..? ). Dan satu2 hal yang bisa membuat gw gila adalah masalah perasaan (pleaseee). Perasaan dalam arti luas ya.. Bukan cuma masalah perasaan cewe ke cowo. Sekarang lagi labil soal kepulangan ke Indo. They won't care nor even congratulate me for my achievement. Pasti bakal langsung nanya "masternya udah dapat.. Mister nya gimana..?" atau pertanyaan2 sejenis, yang niatnya ngelucu tapi sama sekali ngga lucu. Gw ngga peduli.. Tapi ngga mau "kejam" gw keluar kalo udah berkali2 ditanya dan bete.
Yah.. Kalau saya fokus pada hal yang tidak saya lakukan selama disini padahal seharusnya saya melakukannya, tentu list nya bakal panjang sekali. Jadi mari kita fokus pada hal yang telah saya capai. Dapat gelar master nya.. And..? Fiuuuh... Gada significant achievements lainnya, selain pembelajaran hidup yang tidak berhenti.. (cuiiih...).
Yaaah... Tau lah gw nulis disini adalah untuk terapi jiwa biar ga gila sendiri ( berapa kali sudah gw tulis seperti ini ya..? ). Dan satu2 hal yang bisa membuat gw gila adalah masalah perasaan (pleaseee). Perasaan dalam arti luas ya.. Bukan cuma masalah perasaan cewe ke cowo. Sekarang lagi labil soal kepulangan ke Indo. They won't care nor even congratulate me for my achievement. Pasti bakal langsung nanya "masternya udah dapat.. Mister nya gimana..?" atau pertanyaan2 sejenis, yang niatnya ngelucu tapi sama sekali ngga lucu. Gw ngga peduli.. Tapi ngga mau "kejam" gw keluar kalo udah berkali2 ditanya dan bete.
Tuesday, December 13, 2011
Sedih..
Sial nie.. Gw malah sedih begitu mo wisuda. Ini berawal dari telepon dari temen gw yang menanyakan ada tiket lebih atau ngga. Tiket buat masuk ruang wisuda maksudnya. Setiap graduant kan dikasih 3 tiket buat keluarga. Lha gw ngga ada keluarga yang datang. Sedihnya lagi temen-temen deket gw juga pada wisuda di hari yang sama. Dan beberapa yang belum wisuda tahun ini lagi balik liburan ke Indo. Ya sudah... SEDIIIH...!! SIAL..!!
Jadi ingat wisuda S1 yang tanpa keluarga juga. Tapi waktu itu ada 3 orang sobat gw yang nemenin. Jadi ya seru2 aja. Huff... Ah paling ntar juga I am gonna fine.. :)
Yay..!! Gw beres master nya..!!
Jadi ingat wisuda S1 yang tanpa keluarga juga. Tapi waktu itu ada 3 orang sobat gw yang nemenin. Jadi ya seru2 aja. Huff... Ah paling ntar juga I am gonna fine.. :)
Yay..!! Gw beres master nya..!!
Friday, December 09, 2011
So what's next..?
Mana.. manaaa... tulisan tentang perjalanan ke NZ yang seru itu..? Huu... malah saya sama sekali tak berniat untuk menulisnya. Lagi-lagi sekarang menulis tentang (yang bahasa gaulnya) kegalauan--> cuiiih...
Baiklah... saya sedang gundah gulana memikirkan kepulangan ke Indonesia... Mana kegembiraan dan "I don't mind going back home" attitude yang kemaren digembor-gemborkan ke housemate itu..? fiuh...
Baiklah... saya sedang gundah gulana memikirkan kepulangan ke Indonesia... Mana kegembiraan dan "I don't mind going back home" attitude yang kemaren digembor-gemborkan ke housemate itu..? fiuh...
Tuesday, December 06, 2011
Tentang Ahmed dan Cantik
Hai.. hai.. masih inget cerita tentang dua orang teman saya si Ahmed dan Cantik yang pernah saya bahas disini..? Saat ini saya sedang di rumah nya Cantik, jangan tanya sedang apa karena saya tak mau menjelaskan nya. Dan tebak siapa yang menelepon Cantik? Tentu saja Ahmed. Tapi ini bukan hal yang special sampai perlu di dedikasikan di blog saya ini. Yang manarik untuk di tulis adalah reaksi Cantik setelah telepon tak penting itu dan pemikiran saya yang memang suka menganalisa hal-hal yang tak penting seperti ini dan menuliskannya di blog ini.
Ini semua tentang perasaan bung (halah). Lebih menarik untuk dituliskan dibanding mendeskripsikan keseruan roadtrip saya ke New Zealand kemaren (baiklah.. saya memang penulis yang sangat malas).
Kembali ke topik kita, kenapa saya jadi sedih sendiri melihat reaksi Cantik yang sangat happy setalah mendapat telpon tak penting dari Ahmed? Dan kenapa saya kesal setengah mati dengan Ahmed? Mungkin karena saya (menganggap) tau perasan kedua nya. Dan saya malah jadi "kasihan" dengan Cantik. Padahal belum tentu saya benar2 tahu perasaan mereka berdua. Barangkali Ahmed memang suka dengan Cantik, bukan hanya memanfaatkan keberadaan Cantik saja untuk keuntungan dia seperti tuduhan keji saya sebelum ini. Semoga hal itu benar adanya. Kalau tidak, itu benar2 merubah pandangan saya terhadap seorang Ahmed.
Tapi apa salah Ahmed ya? Apa salah Cantik yang bahagia dengan hal sepele itu? Tidak ada yang salah. Yang salah adalah pandangan saya yang melihat tindakan Ahmed seperti "pemberian harapan" pada Cantik.
Ini semua tentang perasaan bung (halah). Lebih menarik untuk dituliskan dibanding mendeskripsikan keseruan roadtrip saya ke New Zealand kemaren (baiklah.. saya memang penulis yang sangat malas).
Kembali ke topik kita, kenapa saya jadi sedih sendiri melihat reaksi Cantik yang sangat happy setalah mendapat telpon tak penting dari Ahmed? Dan kenapa saya kesal setengah mati dengan Ahmed? Mungkin karena saya (menganggap) tau perasan kedua nya. Dan saya malah jadi "kasihan" dengan Cantik. Padahal belum tentu saya benar2 tahu perasaan mereka berdua. Barangkali Ahmed memang suka dengan Cantik, bukan hanya memanfaatkan keberadaan Cantik saja untuk keuntungan dia seperti tuduhan keji saya sebelum ini. Semoga hal itu benar adanya. Kalau tidak, itu benar2 merubah pandangan saya terhadap seorang Ahmed.
Tapi apa salah Ahmed ya? Apa salah Cantik yang bahagia dengan hal sepele itu? Tidak ada yang salah. Yang salah adalah pandangan saya yang melihat tindakan Ahmed seperti "pemberian harapan" pada Cantik.
Thursday, November 24, 2011
Last exam
Bereeees... Harusnya gw pass semuaaa... Walaupun ngga rajin (maleeeees bgt) semester ini, tapi menurut perhitungan jumlah nilai2 gw harus nya pass semua... ( insyaallah..) Menyedihkan skali perkembangan study gw. Dari target H1 di awal2 menjadi hanya pass. Gosh...
Tadi exam terakhir :)
Ketemu si ganteng nan ramah baik hati dan rajin menyapa di sana, tak disangka tak dinyana. Dan yaa selalu asik ngobrol dengan nya. Dan otak gw langsung nge-judge dia sebagai player. *doh
Tapi bener laaah... Cowo2 seperti itu kebanyakan emang player coz banyak skali cewe yang fall for him. Lha dia asik banget membuka percakapan, ramah, seru, dan yang paling penting KEREN!!
Istrinya pasti ntar biasa aja orangnya. Tuhan kan maha adil, Ibas yang begitu aja istrinya cantik... *lho
Kalo begitu ntar jodoh gw bakal keren, ramah, baik hati, sabar, rapi, pinter, sabar, sabar, sabar, rajin menabung dan sabar dwoooonk... Amiiiiin..... Allah emang maha adil :)
Wednesday, November 23, 2011
Doraemon
Aku ingin begini
Aku ingin begitu
Ingin ini itu banyak sekaliiiii....
*baling-baling bambu...!!
Aku ingin begitu
Ingin ini itu banyak sekaliiiii....
*baling-baling bambu...!!
Subscribe to:
Posts (Atom)